SMPN 1 Luwuk Latih Teknik Jurnalistik Lewat Kamera Ponsel

Bagi sebagian besar remaja, ponsel pintar sering kali hanya digunakan untuk bermain media sosial atau game. Namun, di SMPN 1 Luwuk, siswa diajak untuk melihat perangkat tersebut sebagai alat produksi karya yang hebat. Pelatihan ini mencakup cara mengambil foto berita yang bercerita hingga teknik merekam video wawancara yang stabil dan jernih. Memahami teknik jurnalistik berarti belajar tentang cara menangkap esensi dari sebuah peristiwa dan menyajikannya secara jujur kepada khalayak.

Siswa diajarkan bahwa sebuah berita yang baik harus mengandung unsur 5W+1H yang kuat. Dengan menggunakan kamera ponsel, mereka berlatih mencari sudut pandang (angle) yang menarik di lingkungan sekolah. Misalnya, meliput kegiatan kantin sehat atau mewawancarai berprestasi di bidang olahraga. Guru pembimbing menekankan bahwa kualitas sebuah konten berita tidak hanya ditentukan oleh mahalnya alat, tetapi oleh ketajaman mata sang jurnalis dalam melihat nilai berita dan kemampuannya dalam menyusun narasi yang faktual serta menarik.

Melatih Integritas dan Etika Berkomunikasi

Menjadi seorang jurnalis muda berarti memikul tanggung jawab atas kebenaran informasi. Di SMPN 1 Luwuk, pelatihan ini juga menyentuh aspek etika komunikasi digital. Siswa diajarkan untuk selalu melakukan verifikasi data sebelum menyebarkannya. Hal ini sangat penting untuk menangkal peredaran berita bohong atau hoaks yang marak di internet. Dengan memahami proses produksi berita yang benar, siswa menjadi lebih kritis dalam menyerap informasi yang mereka temui di media sosial.

Proses penyuntingan hasil liputan juga dilakukan langsung di ponsel menggunakan aplikasi yang sederhana namun fungsional. Hal ini melatih kesabaran dan ketelitian siswa dalam mengolah data visual dan teks. SMPN 1 Luwuk ingin mencetak generasi yang tidak hanya mahir teknologi, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi. Kemampuan untuk bercerita melalui lensa kamera adalah keterampilan teknik jurnalistik yang sangat berharga di masa depan, baik dalam bidang profesional maupun sebagai bentuk kontribusi positif kepada masyarakat luas.